Saturday, March 29, 2014

Ke Perpustakaan

Sabtu pagi, Aca mengajak jalan-jalan. Awalnya tidak punya ide mau kemana. Sebenarnya kalau Aca minta jalan-jalan pastinya cuma mau muter-muter naik motor melihat masjid yang bagus-bagus di sepanjang jalan. Tapi kali ini pengen mengajak Aca ke perpustakaan saja. Sudah lama tidak kesana.

Kunjungan terakhir kesana sangat sebentar karena Aca tidak bisa diam, sehingga membuat pengunjung yang lain tidak nyaman. Jadi, dari rumah sudah aku pesan berulang kali kalau di perpustakaan harus tenang, jalannya pelan-pelan, ngomongnya pelan-pelan, dan sebisa mungkin tidak membuat keributan. 

Fida datang ke rumah, jadilah kami berempat dengan tantenya rame-rame ke perpustakaan umum. Dan ternyataa, alhamdulillah, anak-anak menikmatinya. Mereka asyik main sendiri, sampai emaknya punya banyak waktu untuk poto-poto hihihi...

foto di pintu masuk perpustakaan. Abaikan saja gaya mereka hehe..

Thursday, March 27, 2014

Lets Get Organized!!

Kalau ada orang yang suka asal meletakkan barang, suka lupa menemukan barang-barang sendiri, aku adalah salah satu diantaranya. Aku susah banget rapi. Contohnya , tas ransel yang aku bawa kerja setiap hari, isinya macam-macam, semua dengan asalnya aku masukkan ke dalamnya. Hasilnya berat banget di punggung, sedangkan kebanyakan dari isinya tidak akan aku pakai seharian itu.Itu belum dengan semua barang-barang yang ada di rumah dan di tempat kerja. Lebih sering berantakan daripada rapinya. Yang paling terbaru adalah, aku kehilangan semua file penting di netbook dan flash disk gara-gara aku lupa menatanya dengan baik dan benar. Hadeh..

Sampai kemudian, aku sadar kalau Aca mulai meniru cara hidupku. Dia malas mengembalikan mainan ke tempatnya, suka asal meletakkan buku-buku dan puzzlenya, bahkan kadang marah-marah karena tidak menemukan alat pancingnya karena lupa naruhnya dimana.

Oke, saatnya merubah itu. Jangan sampai Aca mewarisi sifat jelek orang tuanya. Sedikit demi sedikit, aku mulai membiasakan diri untuk lebih teratur menyimpan barang-barang. Terutama barang-barangnya Aca biar dia juga belajar tertib. Setiap selesai main, semalas atau secapek apapun aku, aku ajak dia mengembalikan peralatan di tempatnya. Apalagi kami memang sering menggunakan mainan bikinan sendiri yang lumayan banyak, jadi kalau tidak ditata, bisa cepet rusak atau susah menemukannya kembali.

Aku juga kemaren mulai nyicil merapikan play roomnya Aca. Bahasanya tah hehe..padahal cuma kamar belakang yang dipakai buat menyimpan barang-barang, tapi kemudian aku fungsikan sebagai tempat mainnya Aca dan juga tempatku melakukan proyek orderan. Belum rapi banget sih, tapi sekarang lumayan mudah menemukan barang-barang kalau Aca pas lagi ingin main sesuatu. Ini dia foto-fotonya. Besok-besok diupdate lagi. Kalau sudah bener-bener rapi.

Learning by Doing

Salah satu hal yang aku suka dari sekolahnya Aca adalah bagaimana kurikulum sekolah diatur sedemikian rupa sehingga anak belajar dengan cara menyenangkan dan melakukan secara langsung semua yang diajarkan. Sepertinya sama yah dengan semua sekolahan hehe..

Dan itu sungguh membuatku takjub. Aca yang masih kesulitan bicara panjang saja selalu bersemangat cerita setiap pulang sekolah, apalagi anak-anak lain. Apalagi setelah ada kegiatan seru disekolah atau setelah ada kegiatan lapangan. Wah, Aca bisa berhari-hari ngobrolin tentang hal itu.

Misalnya, setiap bulan ada puncak tema (kadang sebulan dua kali, tergantung tema). Pada hari di puncak tema tersebut, suasana sekolahan lebih semarak dan meriah. Ada banner besar di lorong, hiasan dimana-mana, musik, sampai kostum guru yang kadang berbeda dari biasanya. Seperti yang aku ingat pada bulan Februari kemarin, adalah puncak tema tentang Udara. Dari pagi, bertebaranlah balon-balon di seisi sekolah. Ada yang digantung, ditancapkan di jendela, mading warna-warni dengan aneka gambar, juga ada baling-baling kertas. Sampai saat pulang Aca tidak bisa berhenti meniup baling-baling kertas warna warni yang dibawa pulang dengan tidak lupa bawa dua buah balon di dalam tas. Ceritanya juga sudah lumayan, bisa bilang 'baling-baling-berputar-udara', udara bergerak angin, semacam itu lah hehe..

Saturday, March 22, 2014

Clothspin Animal

Aku sering lihat wooden clothspin atau jemuran baju dari kayu yang lucu-lucu di blog luar negeri. Barang itu bisa digunakan sebagai bahan membuat kerajinan. Tapi aku cari di toko-toko deket sini tidak ada. Adanya jemuran baju biasa yang dari plastik. Ya udah deh, diberdayakan apa yang ada.

Pagi tadi, bareng Aca dan Fida, kami membuat aneka binatang dari kertas dan jemuran baju ini. Ide dan printablenya dari sini.

Bahan-bahannya cuma kertas dan printablenya, kertas krep, lem, serta jepitan baju.


Tuesday, March 11, 2014

Math Game with Pompoms

Aca sudah mengenal angka 1 sampai 20. Minggu ini mulai aku kenalkan dengan angka 21 sampai 30. Tapi beberapa hari ini kalau urusan berhitung, Aca kok mulai tidak sabar. Maksudnya adalah menghitung satu per satu bilangan. Bahkan sampai sepuluh pun sering dia tidak sabar. Setiap kami belajar menghitung benda-benda, dia sering kelewatan mengurutkan bilangan. Asaal banget...

Jadi dalam beberapa play & learn minggu ini, sengaja aku kasih belajar tentang menghitung. Seperti kemarin waktu lomba meniup pompom, kami menghitung satu persatu pompom yang sudah dikumpulkan. 

Pompoms Race

Masih bermain dengan pompom. Lagi seneng-senengnya punya mainan baru ya gini deh. Tiap hari Aca minta main dengan pompom. Sampai emaknya bingung mau dibuat mainan apa lagi. Sore tadi, kepikiran deh main balapan pompom. Ada Fida juga di rumah, jadi makin seru kalau berlomba bersama.

Caranya aku bikin 'jalan' dari lakban  hitam sebanyak dua buah (empat garis). Terus siapkan pompom dan sedotan ukuran sedang atau besar. Permainan dimulai.


Milad 4 Tahun Arsa

Alhamdulillah..tanggal 6 maret kemarin, Aca genap berusia 4 tahun. Tidak ada perayaan ulang tahunan secara khusus, tapi sudah sejak lama aku pengen mengadakan acara syukuran dengan cara bagi-bagi bingkisan kepada teman-teman dan tetangga. Jadi gak ada perayaan macem-macem di rumah. Tapi tetep aja rempong banget. Secara aku pengen memberi bingkisan yang spesial. Yang sederhana, tapi berkesan. Yang unik dan bermanfaat. 

Persiapannya sudah aku mulai sejak bulan Desember. Yup, sudah lama bangeet hehe..Maklum, pengalaman dari tahun-tahun kemaren, kalau menyiapkan suatu acara, bagi aku harus jauh-jauh hari. Karena kalau tidak, akan gagal total atau setidaknya jauuh sekali dari yang diharapkan. Maklum, emak bekerja yang suka sok sibuk gak karuan. Jadi cuma menyempatkan cari ide saja butuh banyak waktu dan perhitungan.

Awalnya, aku menentukan tema. Pertama, pengen tema animal forest. Secara Aca lagi suka banget sama binatang-binatang seperti gajah, jerapah, dan singa. Tapi aku revisi karena berbagai alasan dan pilihan jatuh ke tema transportasi.Warna yang dipakai biru sama merah.

Wednesday, March 5, 2014

Main Piring Terbang

Tiap pagi, sebelum berangkat sekolah, seperti biasa, kami sempatkan untuk melakukan kegiatan bersama yang megharuskan untuk bergerak. Sekalian biar emaknya bisa olahraga kecil-kecilan, juga biar Aca makin semangat untuk menjalani harinya di sekolah. Biasanya kami main bola. Entah itu lempar tangkap, main tendang tendang bola, atau sekedar lompat lompatan menerbangkan balon. Sering sampai bisa bikin keringetan lho.

Pagi tadi, setelah main bola, kepikiran buat main piring terbang. Idenya dari blog yang keren banget yaitu rumah prakarya sederhana. Aku modifikasi sesuai dengan peralatan yang ada di rumah. yaitu beberapa piring kertas yang sudah dilubangi di tengahnya serta tumbler plastik.


Permainan ini bagus untuk melatih koordinasi tangan, kaki, dan mata. Tapi lumayan susah ya buat anak seumuran Aca. Beberapa kali Aca gagal memasukkan piring ke tumbler. Tapi senangnya dia tidak menyerah, masih berusaha, walaupun kadang dia malah duduk yang dekeeet banget dengan tumblernya. Kalau gitu ya gampang banget dong Ca. 

Tapi bener lho, main ini bikin penasaran buat mencoba lagi dan lagi. Bener-bener sampai keringetan hehe.



Sorting Colors & Counting Number with Pompoms


Dari dulu aku penasaran banget sama benda yang satu ini. Banyak digunakan sebagai bahan material untuk berbagai permainan, craft, dan sensory play di banyak blog yang sering aku kunjungi. Sering lihat di mothercare, sempat mau beli juga, tapi kok ya pembayarannya mesti pakai rekening BCA sedangkan aku tidak punya. Jadinya gagal beli. Eh, lha kok kemaren dikasih tahu Mamanya Khansa kalau di toko peralatan jahit ada. Langsung deh beli.

Dan hari selasa sore kemaren, aku sama Aca sudah asyik main sama pompom imut ini. Aca seneng. Emaknya apalagi hehe..Pertama kalinya menggunaakan pompom, kami cuma main hal sederhana aja. Mengumpulkan pompom sesuai warna yang sama, menghitungnya, dan latihan mengambil pompom menggunakan tongs atau penjepit. Ini bagus untuk melatih motorik halus dan kekuatan tangan Aca, secara Aca masih butuh banyaak latihan dan terapi soal ini. 

Tuesday, March 4, 2014

Main Mobil-mobilan (lagi)

Berhubung Aca seneng main mobil-mobilan, jadi harap maklum kalau postingan disini sering bercerita tentang itu. Kemaren nemu printable keren banget. Tidak seperti printable jalan raya yang sudah pernah aku ceritain di sini. Kalau yang ini gambarnya warna-warni lengkap dengan sungai, rel kereta api, dan pohon-pohonan. Dapat printablenya dari spoonful. Disana juga ada printable road signs,  3D cars yang bisa dimainkan bareng printable roadnya, bahkan orang-orangan semacam paper doll.


Belajarnya Aca


Sebenarnya kalau anak-anak belajar bisa dimana saja dan kapan saja. Apalagi setiap melakukan aktivitas sama Aca selalu aku selipkan pelajaran khusus walaupun hanya sekedar mengenalkan nama hewan laut. Dan memang bagi anak-anak, bermain adalah sebuah proses belajar yang sangat dibutuhkan bagi perkembanganya.

Tapi semester ini, ada sesi belajar yang khusus aku ciptakan buat Aca. Bukan hanya play & learn biasa yang tetap kami lakukan setiap hari. Alasannya, bukan apa-apa sih, cuma pengen belajar disiplin aja berdua. Bukan cuma buat Aca, tapi untukku juga. Belajar disini juga bukan yang harus duduk manis sambil menghadap buku. Aca tidak bisa begitu. Belajarnya dia masih sambil jalan, naik turun tempat tidur, atau bolak-balik ke dapur ambil minum. 

Share