Sunday, April 27, 2014

Transferring Water with Pipettes

Karena Aca masih lemes, mainan yang heboh dan menguras tenaga off dulu. Kali ini mau mengajak Aca memperkuat motorik halusnya lagi saja. Menggunakan pipet dan cat warna. Cat warnanya aku pakai pewarna makanan yang aku teteskan ke air dan aku masukkan tepung terigu untuk sedikit mengentalkannya.
Jadi mainnya adalah transfering atau memindahkan air memakai pipet. 


Aku punya pipet kecil dan besar. Bisa dibeli di apotek. Murah kok. Rp. 2.000,00 untuk yang besar dan Rp. 1.500,00 untuk pipet kecil.

Tiga buah wadah yang sudah aku beri air berwarna merah muda, biru dan ungu. Tiga buah wadah kosong untuk tempat transfer airnya.

Saturday, April 26, 2014

Bermain dengan Magnet

Kemarin, sejak bangun tidur Aca demam. Tapi masih memaksa mau berangkat sekolah. Karena hari jumat dan pulang cepat, aku bolehin sekolah. Dan benar saja, bu gurunya bilang Aca sepanjang hari cuma tiduran di kelas. Katanya sakit kepala. Semalam, sudah minum obat turun panas dan bisa tidur nyenyak.

Tapi sabtu pagi, badannya masih agak panas. Padahal rencananya mau mengajaknya ke taman sambil membawa bola dari rumah. Ya sudah deh, hari ini di rumah saja istirahat.

Baiklah, aku ajak Aca main yang sederhana saja. Main sama magnet dan styrofoam. Jangan bosen ya kalau masih pakai styrofoam lagi, namanya juga memanfaatkan apa yang ada hehe..Ini dia material yang aku gunakan :


styrofoam (bagian yang putih), kertas cover (sudah aku gambar dan warnai seadanya), lem, craft stick, magnet bulat kecil, pensil warna, spidol buat bikin gambar.


Friday, April 25, 2014

Biarkan Anak Bermain

Teman, pernahkah kamu memperhatikan (maksudnya benar-benar memperhatikan) wajah anak-anak kita pada saat mereka sedang bermain? Selama ini, walaupun aku lumayan sering bermain bersama Aca dan sering melihatnya bermain, aku jarang sekali memperhatikan bagaimana 'wajah' Aca saat itu.
Masih belum mengerti? Lihat video ini deh :



Melihat video tersebut, aku sungguh merasa terharu. Betapa bahagianya seorang anak yang sedang bermain. Dan betapa bersinarnya wajah mereka. Padahal, jujur saja, jangan-jangan kita sendiri sebagai orang tua yang membuat wajah bersinar itu jarang ada. Jangan-jangan, selama ini kita yang membuat wajah bermain itu menghilang karena anak-anak yang memang tidak diberikan kesempatan untuk bermain? Kita hanya memberikan jadwal yang padat untuk mereka. Mulai dari sekolah, macam-macam les, serta kegiatan lain yang menyita waktu mereka sepanjang harinya.

Friday, April 18, 2014

Bermain Matematika Lagi

Masih dalam proses sama-sama belajar matematika dengan cara yang menyenangkan, jadinya setiap hari, Aca sering aku kasih permainan yang ada hubungannya dengan matematikan dan hitung-hitungan. Biar gak kerasa juga bagi Aca kalau dia sebenarnya sedang belajar. Kemasannya sih cuma main-main saja.

Sore ini, kami berdua main hitung-hitungan lagi. Habis nemu printable yang bagus di sini. Aslinya juga memang buat belajar matematika, jadi cocok deh buat main kali ini. Bahan-bahannya : hasil cetakan printable, pompom, dadu mainan (aku bikin sendiri).

Cara mainnya, Aca akan melempar dadu lalu angka yang diatas adalah jumlah pompom yang mesti disusun Aca di lembar bergambarnya.
materialnya

Ke Taman Kota

Liburan itu waktunya untuk...BERSENANG-SENANG  ^_^. Kalau hari libur, sebisa mungkin untuk mengajak Aca keluar rumah. Paling seneng kalau bisa lari-larian di tempat yang luas. Maklum, setiap hari, aktivitas Aca terbatas di rumah yang sempit dan tidak punya halaman. Walaupun masih bisa bergerak kesana kemari, tapi tetap saja kurang leluasa.

Pagi tadi kami pergi ke taman krida wisata di kompleks GOR Kudus. Ramai, tapi masih nyaman dikunjungi anak-anak. Dari rumah aku bawa sidewalk chalk dari Crayola. Mau main-main disana. Dan ternyata, seru dan menyenangkan lho. Ini dia foto-fotonya :

coret-coret pakai kapur sama tante

Tuesday, April 15, 2014

Bikin Pohon Apel

Sore hari, seperti biasa waktunya main sama Aca. Tadi sore sih kami main macam-macam. Main pompom, masak-masakan, sampai pura-pura jualan bakso. Aca kan sebenarnya cepat bosan kalau main sesuatu, jadi kadang kalau punya waktu satu jam saja bisa ganti permainan lima kali. Sampai emaknya sering kehabisan ide deh pokoknya.

Yang aku ceritain disini  waktu tadi play & learn bikin pohon apel. Seru lho. Pohonnya aku dapat dari free printable pohon. (lagi-lagi kehilangan sumber link website nya..maaf), tapi bisa kok kalau mau gambar sendiri. Aku print di kertas cover yang agak tebal. Lalu pakai kertas krep, lem, pompom, dan selotip.

.
alat-alatnya

Stamp Painting with Styrofoam

Setiap beli material craft buat Aca, aku selalu memilih yang mempunyai banyak kegunaan untuk bermacam-macam kegiatan lain. Misalnya styrofoam ini. Harganya murah dan bisa digunakan berulangkali dengan beragam kegiatan.

Senin sore, setelah bangun tidur, makan, dan mandi, Aca mulai ribut minta main. Sempet terpikir untuk ngajak dia jalan-jalan, tapi badan emaknya udah capek banget habis kerja seharian. Salahnya lagi minggu ini belum sempet bikin jadwal ide play & learn bareng Aca, jadi kerepotan mikir ide mau main apa.

Oke, ngoprek di kamar belakang sebentar, nyari ide di buku, jadilah ide mengecap dengan styrofoam. Idenya dari buku keren ini :




Sunday, April 13, 2014

Gunting dan Tempel

Jujur, aku agak menyepelekan dengan keterampilan yang satu ini bagi Aca. Menggunting. Walaupun punya gunting yang khusus untuk anak-anak, aku jarang sekali mengijinkan (atau tepatnya membiarkan) Aca main gunting. Awalnya karena waktu aku kenalkan sama gunting, Aca sama sekali tidak tertarik. Jadilah, urusan ini terlupakan olehku.

Padahal sebenarnya aku tahu menggunting adalah salah satu bentuk kemampuan motorik yang penting bagi anak. Apalagi di kelasnya Aca juga ada semacam artikel yang pernah aku baca kalau anak-anak malah diharuskan untuk dibiasakan melakukan kegiatan menggunting setiap harinya.

Sabtu siang, sambil menunggu jam berangkat terapi, Aca heboh ngajak main. Cuma sisa waktu setengah jam, rasanya malas kalau harus menyiapkan mainan yang ribet dan butuh waktu lama untuk membereskan. Main gunting dan tempel saja yuk? 

Sunday, April 6, 2014

Main Imajinasi dengan Styrofoam

Punya gabus styrofoam? bisa buat main lho. Ini nih ideku buat Aca tercinta hehe

Aku punya beberapa kumpulan gambar binatang kecil-kecil. Ada macam-macam tema. Sayangnya aku lupa darimana mendapatkannya. Filenya sudah tidak ada di netbook ku, jadi maaf ya tidak bisa share disini linknya.

Ada tema animal forest, dog, dino, forest, dan seingatku masih ada yang lainnya juga. Tapi yang aku print waktu cuma beberapa itu. Setelah dicetak, aku laminating dan gunting per bagian. Disimpen buat main kapan-kapan. Nah, berhubung lagi punya styrofoam, kepikiran deh buat memanfaatkannya.

Exploring Water Beads

Selain pompom, benda inilah yang membuatku penasaran karena sering jadi material di blog home education luar negeri. Water Beads. Seperti pompom juga, awalnya susah nyarinya. Apalagi tidak tahu istilah indonesianya. Beberapa kali tanya ke orang-orang jawabannya sekitar di toko-toko yang menjual tanaman atau obat-obat pertanian. Water beads memang sebenarnya digunakan sebagai media tanam sebagai pengganti tanah.

Nah, suatu hari, waktu jemput Aca pulang sekolah, aku melihat salah satu gurunya sedang membagikan water beads ini ke murid-muridnya. Bukan kelompoknya Aca, tapi aku langsung heboh deketin dan tanya-tanya. Dan ternyata belinya di pasar tradisional, harganya cuma lima ratus rupiah sebungkus kecil. Wah, saking semangatnya, pulang sekolah langsung blusukan ke pasar buat nyari itu. Tinggal satu bungkus, sampai ngrayu-ngrayu yang jual buat secepatnya kulakan lagi soalnya aku mau pesen satu pak isi 24 bungkus.  Sampai yang jual bingung, memang buat apaan coba, wong biasanya yang beli anak-anak sekolah.

Kemarin, permainan pertama memakai water beadsnya adalah sorting colors. Mengelompokkan warna sudah terlalu mudah bagi Aca, tapi sebenarnya aku ingin sekaligus juga melatih motorik halusnya, koordinasi mata dan tangannya, sampai melatih pelafalan bahasa inggrisnya soal warna. Eh iya, biasanya water beads ini digunakan untuk permainan sensorik atau sensory play. Teksturnya yang licin dan lembut juga cocok untuk spooning dan fine motor play.
Here we go, play n learn nya Aca kali ini :
Share