Tuesday, February 27, 2018

PEMBATAS BUKU LANDAK



Bismillahirrohmanirrahim

Bikin-bikin yuk. Kali ini adalah craft yang dijadikan tugas di rumah bagi peserta playdate Yuk Main batch 16. Ceritanya tentang playdate akan diposting segera deh. Nah, bagi yang ingin membuat juga, ada tutorial dan free printablenya.

Pembatas Buku Landak. Kenapa Landak? Karena playdate kemarin kami membuat bakpao karakter landak.  Dalam satu set, ada dua jenis pembatas buku. Yang berwarna-warni dan putih. Yang berwarna bisa langsung digunakan, sedangkan yang putih bisa dihias dulu sesuka hati.

Bahan dan Alat :

1. kertas dan gambar landak (bisa diunduh di sini)
2. Gunting
3. Cutter
4. Penggaris
5. Spidol/crayon/stiker (opsional)

Cara Membuat :
1. Gunting sesuai gambar

2. Iris/potong bagian kaki depan yang bergaris putus-putus. Hati-hati waktu melakukan bagian ini ya. 


3. Warnai atau hias pembatas buku yang berwarna putih sesukamu. Polosan juga sudah bagus sih.



Sunday, February 11, 2018

KIPAS BURUNG MERAK



Bismillahirrohmanirrohim

Teman-teman, sudah merasa ada yang berbeda di blog ini?☺☺ Awal tahun ini sudah berencana mau merubah tampilan blog, sekalian menguatkan tekad untuk rajin menulis lagi. Masa jeda kemarin terharu sekali mengetahui masih banyak saja yang berkunjung di sini. Maafkan terlalu lama semedinya. Blognya masih dalam proses pembenahan yang tidak kunjung selesai. Semoga secepatnya jadi cantik ya hahaha..

Jadi, InsyaAllah mulai bulan ini akan sering mengupdate blog lagi. Semoga bermanfaat terutama untukku sendiri. Sebagai pengingat dan perekam jejak di kemudian hari. Setiap minggunya akan ada tulisan dengan berbagai tema. Kalau dulu lebih banyak cerita play n learn, ke depan akan lebih bervariasi. Lebih berwarna deh. Seperti postingan terakhir, ada review buku dan resep. Mungkin akan ada cerita travelling murah meriah tapi seru.  Tetap akan ada play n learn kok, diy mainan edukasi juga masih. Insya Allah akan sering membagikan free printable biar bisa dimanfaatkan untuk bermain dengan anak-anak. Doakan agar lancar dan tidak terlalu sering (sok) sibuk✌ . 
 

Tuesday, February 6, 2018

MUFFIN BANANA CHOCOCHIPS


Di sini hujan turun hampir setiap hari. Bagaimana di kota teman-teman? Bikin cemilan mudah untuk dinikmati saat hujan yuk. InsyaAllah anti gagal. 

Bahan A :
3 buah pisang ambon, haluskan
2 butir telur
100 gr gula pasir
20 gr gula palm
40 gr minyak sayur
45 gr margarin/butter cairkan
1/2 sdt essens vanila

Bahan B :
190 gr tepung terigu protein sedang
1 sdt baking powder
1/2 sdt baking soda
sejumput garam
1/2 sdt kayu manis bubuk
chocochips secukupnya

Cara Pembuatan :
1. Campur dan aduk bahan A menggunakan whisk
2. Aduk Bahan B menggunakan whisk, kemudian masukkan ke bahan A, aduk secukupnya asal rata.
3. Tuang ke dalam cup atau loyang muffin 3/4 penuh.  
4. Panggang dalam oven sekitar 180-190 derajat selama 25 menit.
5. Sajikan 

Mudah kan? tidak perlu memakai mixer. Bisa juga ditambahkan parutan keju diatasnya. Atau ditambahkan cokelat bubuk di adonan bila suka.
Selamat mencoba yaa...

REVIEW BUKU : RINDUKU SEDERAS HUJAN SORE ITU




  
JUDUL : Rinduku Sederas Hujan Sore Itu
Penulis : J. S. Khairen
Cetakan : Ke-1, Mei 2017
Penerbit : Noura
Tebal : 243 halaman


Buku ini berisi kumpulan cerpen dan puisi. Ada 28 judul cerpen dan puisi yang ringan, menyentuh, dan sarat makna. Semuanya berkisah tentang cinta, keluarga, kekasih, dan rindu.
Rindu memang menyesakkan. Terkadang menyakitkan. Tapi rindu juga yang bisa membuat seseorang terus bertahan dan tidak pernah penyerah.

Seperti di salah satu judul cerita SEBATANG KARA. Tentang Saiful yang kehilangan seluruh anggota keluarganya karena gempa besar di Minangkabau. Salah satu kerabatnya telah mengangkatnya menjadi anak, dan kerinduanlah yang menyebabkan Saiful berjuang untuk mewujudkan mimpi-mimpi keluarganya. Saiful kini telah menjadi mahasiswa tahun pertama di salah satu perguruan tinggi terbaik di negeri ini. Rindunya mungkin tak berbalas, tapi dia tahu dia harus berbuat sesuatu untuk kampungnya yang pernah luluh lantak karena gempa. Demi keluarganya. Demi kenangan dan kerinduannya.


Atau di judul lain, CERITA HUJAN DAN PELANGI.
Dias adalah adik laki-lakiku yang empat belas tahun lalu menghilang dan menjadi orang yang tidak kenal masa lalulnya. Bertahun-tahun semua keluarga mencarinya. Tidak ada kabar.  Sampai suatu hari, aku melhat Dias di sebuah jalanan di Batam.

Hujan yang mempertemukan kami. Dias yang berkeliaran di jalan, entah menjadi pemulung atau apa. Yang sama sekali tidak mengenalku. Kakak perempuannya sendiri. Yang dengan melihatnya saja sudah membuat hatiku sakit berkali-kali lipat.

Pertemuan itu berlanjut di pertemuan-pertemuan berikutnya. Meskipun kelihatannya kebetulan, tapi sesungguhnya adalah aku yang membuntutinya, mengikuti kemana dia mengambil kaleng dan kemasan bekas minuman. Hingga ke rumah kardusnya.

Sayangnya,  pertemuan kami tidak berlangsung lama. Sebuah kejadian membuatnya pergi dan tidak bisa ditemukan lagi. Pelangi itu hanya singgah sebentar. Dia pergi lagi. Mungkin menghujan di tempat lain. Merunutkan kisah berbeda.
Share