Pages

Saturday, January 11, 2014

Main Pasir di Rumah

Sabtu pagi yang cerah.Yay... It's time to play & Learn! Sudah lama sejak bawa pasir hitam dari Jepara, hari ini, kami berdua main-main pasir di teras rumah. Wow, seru, rempong, kotor, tapi sangat menyenangkan. Ini dia ceritanya :

Sebelumnya aku beli mainan yang buat nyetak di pasir. Tapi lihat-lihat di toko mainan kok mahal-mahal ya. Harganya sekitar 50 ribuan. Sayang belinya. Soalnya sebelumnya sudah menganggarkan buat beli washable watercolor buat Aca yang lagi seneng main finger painting.

Tapi main pasir kalau gak ada cetakan lucu-lucunya gak seru. Akhirnya beli juga satu set yang harganya agak murah. Cuma terdiri beberapa sekop kecil, mobil-mobilan, sama kapal. Gak ada cetakannya malah. Aku naksir sekop-sekopannya, ada 3 bentuk dan ukuran, bisa buat kegiatan spooning next time.

Kemudian, menggelar pasirnya yang kemaren-kemaren masih tersimpan rapi di kardus. Awalnya Aca gak mau mendekat. Duduk aja mesti dialasi kain pel, kuwatir kalau badannya kena pasir. Terus ngotot mau pakai celana pendek biar celana panjangnya gak kotor. Padahal, maksudku ia harusnya lebih 'akrab' sama pasirnya. Lama-lama mulai mau nyekop pasir, pegang-pegang sedikit, lama-lama belepotan pasir semua. Gak masalah kan kalau kotor? nanti bisa langsung mandi kalau selesai main.

Lalu bikin menara-menara dari gelas plastik, kemudian aku tambahin beberapa hewan laut yang udah aku print dan laminating. Pura-puranya di dunia bawah laut gitu. Aca kemudian sudah mulai asyik sendiri, ngoceh macem-macem, pura-pura mau ngangkut pasir di mobil-mobilan, dan ketawa ketiwi senang. Hari ini Alhamdulilah, bisa mengenalkan kosakata baru ke Aca, ada Gurita, ganggang, ubur-ubur.

 Masih penasaran sama pasir putih deh, kapan-kapan ambil ya Ca..



No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Share