Pages

Sunday, April 13, 2014

Gunting dan Tempel

Jujur, aku agak menyepelekan dengan keterampilan yang satu ini bagi Aca. Menggunting. Walaupun punya gunting yang khusus untuk anak-anak, aku jarang sekali mengijinkan (atau tepatnya membiarkan) Aca main gunting. Awalnya karena waktu aku kenalkan sama gunting, Aca sama sekali tidak tertarik. Jadilah, urusan ini terlupakan olehku.

Padahal sebenarnya aku tahu menggunting adalah salah satu bentuk kemampuan motorik yang penting bagi anak. Apalagi di kelasnya Aca juga ada semacam artikel yang pernah aku baca kalau anak-anak malah diharuskan untuk dibiasakan melakukan kegiatan menggunting setiap harinya.

Sabtu siang, sambil menunggu jam berangkat terapi, Aca heboh ngajak main. Cuma sisa waktu setengah jam, rasanya malas kalau harus menyiapkan mainan yang ribet dan butuh waktu lama untuk membereskan. Main gunting dan tempel saja yuk? 


belajar menggunting

Dan benar saja, Aca masih kesulitan dalam menggunting. Belum terbiasa mungkin. Walaupun di sekolah pasti ada kegiatan menggunting, tapi mungkin karena di rumah jarang dibiasakan jadinya Aca masih kaku dan belum bisa menggunting dengan baik dan benar. Jadi merasa bersalah. Ya sudah, janji, habis ini kita akan lebih sering main sama gunting Ca..

 
ditempel di lantai

Lalu, kami menghabiskan waktu yang sebentar itu untuk seru-seruan bareng. Aku memakai kertas stiker warna lembaran, gunting, dan pulpen. Dan tempat buat nempel stikernya adalah...lantai hehe. Lebih praktis, lebih mudah dibersihkan, nanti stikernya tinggal dilepas terus dibuang. 

bikin rumah

Awalnya aku menggunting bentuk-bentuk geometri di kertas stiker. Ada lingkaran, persegi, segitiga. Kemudian aku bantu Aca untuk menggunting tiap-tiap bagian itu. Habis itu giliran Aca yang melepas kertas stiker dan menempelkannya di lantai keramik. Mau bikin rumah katanya. habis bikin rumah, minta dibikinkan mobil. ya sudahlah, ganti bikin mobil.

mobilnya dikasih jendela

 keasyikan maiiin..

Ternyata, Aca lumayan bersemangat main gunting ini. Walaupun kesulitan menggunting, tapi dia terus berusaha lho. Waktunya berangkat, masih asyik sampai perlu diingatkan berkali-kali. Besok-besok main gunting lagi deh..



No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Share