Pages

Sunday, May 18, 2014

Belajar Memanah

Hari minggu ini, adalah waktunya arisan keluarga di Jepara. Sejak bangun tidur, Aca sudah heboh saking semangatnya mau ikut pergi. Pasti sudah kebayang ketemu sama saudara-saudaranya dan main seru-seruan sehari penuh. Sewaktu pulang, Aca sebelum isya sudah tidur. Kecapekan dengan kegiatannya tadi seharian. Ya iyalah, ini dia cerita dan foto-fotonya :

1. Main Bola
Tidak pernah ketinggalan sama yang satu ini. Apalagi mumpung ada temennya main, gak melulu emaknya hihi..kebetulan saudara-saudaranya banyak yang cowok dan usianya tidak beda jauh dengannya, makin seru deh. Yang ini gak ada fotonya pas main bola, karena Aca maksa emaknya ikutan main. hadeeh..
Main bolanya tadi sama Kak Rangga dan Kak Aryl



2. Main di Kebun
Habis main bola ikut tatung nengokin kebun. Biasa, tatung ngecek pohon-pohon yang ada disana. Apa ada yang butuh perawatan ekstra, ngecek tanaman singkong apakah sudah siap panen, atau membersihkan tanaman yang mati. Dan Aca, sibuk metikin daun, maksa manjat pohon, dan iseng pura-pura mau panen singkong.


sama kak Rangga mau mencabut tanaman singkong. padahal belum waktunyaa

nyoba memanjat pohon mangga

nemu buah nangka yang masih mudaa banget. masih lama matangnya Caa

3. Belajar Memanah
Ini dia yang paling hebat dan seru. Jadi begini ceritanya, malam sebelumnya Kak Hilmi ribut minta busur dan panah gara-gara terpesona sama film Mahabharata di TV. Disaranin ayahnya untuk minta dibuatkan Pakdhenya yang di Jepara. Malam itu juga telepon, eh, pagi tadi ternyata sudah selesai dibikinin lengkap untuk Aca dan Fida juga. Terima Kasih banyaaak..
Dan ternyata, main panah itu seruuu banget. Permainan baru bagi Aca. Meskipun Aca sampai pulang tadi belum bisa memanah dengan benar, tapi dia sangat excited ikut-ikutan kakak-kakaknya main panah. Tertawa riang, senang panas-panasan di halaman, bolak balik mengejar anak panah kesana kemari.

pertama, belajar cara memanah

diajari Kak Rangga juga

sedih karena belum bisa juga..

tapi Aca tetep berusaha kok. Pasti bisa hehe

Anak-anak baru mau berhenti main panah-memanah ini ketika waktu dhuhur tiba. Sampai lupa waktu nih, tapi memang wajar banget kalau anak-anak sampai lupa waktu. Mereka seneng sekali mainnya. Dan pulangnya, barang pertama yang dia tanyakan waktu sampai rumah adalah panahnya itu. Hmm..sepertinya besok-besok akan sering memanah  di rumah. Hadeeh, gak kebayang rempongnya main dalam rumah yang sudah kebanyakan barang ini hehe..





No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Share