Pages

Saturday, November 22, 2014

Growbox, Grow Your Own Food

Kenalan dengan growbox awalnya dari mencari ide bingkisan ulang tahun untuk Caca, sahabatnya Aca bulan September kemarin yang harus sesuatu yang berbeda, spesial, dan bermanfaat. Hasil gugling kesana kemari, lalu sampai di web growbox di sini. Langsung tertarik dengan semboyan mereka yaitu Grow Your Own Food.

Jadi apa itu Growbox? Growbox adalah sebuah kotak sederhana berisikan bibit jamur tiram yang bisa dibudidayakan oleh siapa saja, di mana saja, dan kapan saja. Kita dapat merasakan pengalaman baru untuk memiliki pertanian jamur kecil sendiri. Dalam waktu 2 - 4 minggu, dengan perawatan yang mudah, jamur akan tumbuh dan kita dapat memanen untuk keperluan konsumsi. Tidak berakhir disana, nantinya jamur ini dapat dipanen hingga 3 - 4 kali. Jamur tiram ini ternyata mudah untuk tumbuh di iklim tropis yang basah dan lembab. Selain di hutan, jamur juga bisa tumbuh di ekosistem kota. Jenisnya banyak lho, ada jamur tiram putih, kuning, biru, pink, coklat, serta jenis Jelly Mushroom. Semuanya mempunyai banyak manfaat bagi tubuh dan kesehatan.

Keren banget kan? Bukankah kado yang sempurna? Langsung saja aku pesan dua (karena minimal ordernya dua). Aku pilih jamur tiram putih (karena yang paling murah dan kebetulan yang ready stock hehe..). Dari keterangannya kan jamur dapat dipanen antara 2-4 minggu, jadi sejak tanggal 1 growboxnya sudah aku kasihkan ke Caca dengan asumsi dua minggu lagi bisa dipanen (dan pas dengan ultahnya Caca). Sedangkan yang satu biar dirawat Aca di rumah.

namanya ACA

Untuk Aca, pertama kali melihat kotak growboxnya, dia semangat dan ingin tahu banget. Sampai jamurnya pun dia minta untuk diberi nama Aca. Dan Aca selalu saja semangat setiap ada jadwal menyiram jamurnya.



setiap pagi dan sore, Aca selalu semangat menyemprotkan air untuk menyiram jamur.

Ternyata oh ternyata, ditunggu dan dirawat selama dua bulan, jamurnya belum tumbuh juga. Sampai Uti sebel ngeliat kotak kardus di dalam rumah tiap hari hihihi..Aku sudah mulai menyerah, Aca pun sudah bosan. Apalagi kadang lupa menyiramnya selama beberapa hari. Sampai kemudian, waktu bersih-bersih rumah, tatungnya membuang kotak growbox (waktu aku sama Aca gak ada di rumah) dan meletakkan begitu saja di depan rumah di dekat tumpukan barang-barang bekas. Waktu mengetahuinya, sedih banget, tapi memang sepertinya sudah tidak bisa tumbuh. Namun masih belum rela jadi kotaknya aku taruh saja di tempat yang aman meskipun masih di dekat barang bekas.

kemarin mucul tunas-tunas jamur seperti ini

Dua minggu setelah itu, tidak sengaja aku melihat kotak growboxnya yang ditumbuhi tunas-tunas jamur kecil. Subhanallah, ternyata masih bisa tumbuh. Setelah hampir sebulan tidak pernah disiram air. Tunas-tunas itu kemudian dengan cepat tumbuh menjadi jamur tiram yang cantik. Dua hari kemudian (hari sabtu ini), bahkan sudah mekar sempurna dan bisa kami panen. Alhamdulillah...

ini foto di sabtu pagi. Dalam semalam jamurnya tumbuh cepet banget

Sedangkan bagi Aca, amazing banget karena tumbuhnya jamur yang pas banget dengan tema tanaman kali ini. Jadi lumayan bisa menyumbang ilmu lagi untuknya dari yang dia tahu saat jamurnya belum ada apa-apa, hanya bibit yang tidak kelihatan, sampai muncul tunas kecil dan kemudian bisa tumbuh menjadi jamur tiram besar. Sepertinya memang sudah diatur sama Allah deh Ca. Allah kan baiiik banget sama kita.

dan ini foto sebelum kami panen petang tadi. Sudah mekar sempurna.



Ps. Jamurnya Caca ternyata sudah tumbuh satu bulan setelah dirawat. Meleset dari perkiraan sih, tapi tetap lebih cepet tumbuh dan panen dibanding punya Aca.




No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Share