Saat kita mendengar sebuah proyek, apa yang terpikirkan? Pembangunan jalan, bangunan, atau saluran air? (Ini sih berhubungan dengan pekerjaanku banget yak hahaha). Tapi yang ini beda. Bukan proyek pembangunan infrastruktur, tapi proyek kebaikan.

Menurut KBBI, proyek artinya rencana pekerjaan dengan sasaran khusus (pengairan, pembangkit tenaga listrik, dan sebagainya) dan dengan saat penyelesaian yang tegas. Jadi di sini, dalam kata proyek ada dua hal penting yaitu sasaran dan waktu.

Setiap bulan, aku dan teman-teman di grup WhatsApp (yang jumlah anggotanya cuma lima orang) membuat proyek kebaikan. Kegiatannya berbeda  tiap bulan. Setiap awal bulan, kami berdiskusi tentang proyek kebaikan apa yang akan kami sepakati untuk dilakukan. Masing-masing dari kami wajib melaksanakan proyek kebaikan tersebut  sebelum akhir bulan.

Kenapa proyek kebaikan? Untuk mengingatkan kami bahwa kebaikan itu harus dibiasakan. Dan lebih baik lagi direncanakan. Kami membagi proyek kebaikan menjadi dua yaitu proyek kebaikan pribadi dan proyek kebaikan bersama. Proyek kebaikan pribadi ini boleh apa saja, tiap orang bisa berbeda. Tapi untuk proyek bersama, kami menyepakati satu kegiatan yang sama untuk kami lakukan.

Bulan September ini, proyek kebaikan bersama kami adalah dengan mengurangi isi lemari. Seperti yang sudah kuceritakan di sini. Teman-teman yang lain juga melakukan hal yang sama. Dalam jangka satu waktu bulan, kami harus menyelesaikan proyek tersebut dan melaporkannya di grup.

Harus dilaporkan? Harus dong. Terserah deh mau dibilang riya atau sombong, tapi ini cara kami saling belajar, menyemangati dan berbagi satu sama lain. Seperti soal mengurangi isi lemari kemarin, ada satu teman yang mengajak sahabat-sahabatnya untuk membantunya meyortir baju di lemarinya. Naah, sahabat-sahabatnya itu boleh memilih baju yang mereka suka, sebelum yang lain didonasikan. Bukankah itu ide yang  bagus? Aku sendiri tidak kepikiran hal semacam itu lho. Bisa dicontoh kan?

Kalau untuk proyek kebaikan pribadi, bisa apa saja. Disesuaikan dengan kemampuan, kebutuhan dan keadaan diri sendiri. Bulan ini, proyek kebaikanku adalah dengan berusaha konsisten menulis di blog (dengan mengikuti ODOP ini ). Proyek kebaikan pribadi ini, boleh dilakukan untuk diri sendiri atau untuk orang lain asal bermanfaat. Belajar mencintai diri sendiri, memulai satu kebiasaan baik seperti berolahraga tiap pagi, itu juga sebuah proyek kebaikan. Proyek kebaikan pribadi ini boleh lebih dari satu dalam satu bulan. Tentu saja makin banyak makin baik.

Membuat proyek kebaikan juga membuat kami bersemangat untuk selalu mencari peluang-peluang kebaikan. Hal-hal sederhana seperti mengucapkan terima kasih kepada pekerja umum yang ditemui, memberi makan kucing liar di jalan, atau menulis komentar positif di status teman. Dengan begitu, kapan saja dan di mana saja, otomatis kami akan lebih peka untuk selalu menjadi agen kebaikan. Sekecil apapun perbuatannya.

Karena kalau kita kesulitan menemukan orang baik di sekitar kita, kenapa tidak jadi salah satu di antaranya saja? Menjadi orang baik. 

 

#OneDayOnePost

#ODOP

#Day22