Friday, December 26, 2014

Serangga di Dalam Es

Karena sudah lama Aca tidak melakukan eksperimen, pagi tadi kami kembali bersenang-senang dengan eksperimen sains sederhana. Apa itu? Menyelamatkan serangga yang terjebak di dalam es hihihi.... Sebelumnya, aku membekukan air dulu yang diisi dengan serangga. Biar serangganya juga ikut beku di dalam esnya. Nah, eksperimennya adalah membuat esnya cepat mencair sehingga serangganya bisa keluar.

 
Aku menyiapkan tiga buah wadah untuk tiga buah es batu berisi serangga. Tiap es nantinya akan diperlakukan berbeda untuk mengetahui mana yang lebih cepat mencair. 



Yang pertama adalah dengan memukul atau mengetukkan balok kayu ke es, kemudian yang kedua dengan memberi garam, dan terakhir dengan menyiram air. Kita lihat mana yang lebih dulu mencair.

 yang ini dikasih garam


disiram air

dipukul dengan balok. Tapi Aca kesulitan memukulnya karena licin jadi mesti pelan-pelan.


 ngasih garamnya kebanyakan



Ternyata yang paling cepat mencair adalah es yang dikasih garam. Apalagi Aca tadi kebanyakan ngasih garamnya, jadi makin cepet. Aca seneng main ini tadi. Gara-gara ada airnya jadi lumayan betah. Sayangnya waktu serangga mainannya sudah 'kelihatan' dan bisa diambil, dia malah kabur. Masih geli dengan mainan serangga rupanya hehe...



Thomas Popsicles

Hari ini kami  membuat craft  yang simpel dan gampang banget. Karena Aca lagi suka sama kereta api (setelah pesawat terbang), dan kemarin juga sudah pernah kereta api secara langsung pas ke bandara, maka kami bikin mainan popsicle thomas.


Membuat popsicle : Bahannya, kertas yang agak tebal (aku menggunakan kertas concorde dan juga kertas kokoru), kertas origami warna warni. Caranya gampang banget kok, untuk bagian kepala, gunting saja kertas origami dengan bentuk bulat. Lalu untuk mulut dan cerobong asap juga memakai kertas origami warna hitam. Tempel-tempel. Kasih craft sitck untuk pegangan. Jadi deh.





Awalnya aku hanya membuat satu, Aca yang bertugas membuat 'Thomas' yang lain. Untuk bagian-bagian kecil sudah aku potong-potong, tinggal Aca yang harus menempelnya di kertas tebalnya. Ternyata, Aca cukup sabar dan rapi melakukannya. Alhamdulillah. Dari memberi lem di mata mainan, kertas origami (yang sudah dipotong kecil), lalu menempel, dia sendiri yang menyelesaikannya. Bahkan mulutnya dia tidak mau sesuai contoh emaknya, maunya dibikin seperti kumis katanya hehe...okelah, up to you ^_^




Thursday, December 25, 2014

Mewarnai Balon



Bukan mewarnai balon dalam arti yang sebenarnya sih. Hanya saja mewarnai gambar balon di kertas (lagi mati ide bikin judul yang bagus nih hihihi). Kegiatan pagi nya Aca hari ini saat emaknya libur.



Idenya dari akun instagram milik mbak zakiahrizky, lalu aku modifikasi sedikit sesuai kebutuhannya Aca/
Bahannya sederhana sekali. Cuma benang yang tebal atau tali (aku memakai tali kur, tapi benang kasur sepertinya akan jauh lebih baik), cat warna-warni dan kertas polos.


Caranya, buat pola di atas kertas. Aku membuat balon (karena Aca suka banget sama balon), di lem dengan menggunakan benang/tali. Untuk Aca aku buat tracing sekalian. Nama, balon, sama warna-warna harus ditulis ulang. Aku buat lima buah balon, lalu setiap balon aku tulis nomer. Di bawahnya ada petunjuk tentang warna yang harus disesuaikan dengan nomernya masing-masing, jadi tidak boleh asal mewarnainya.




Bagaimana hasilnya? He did a very good job. Memang sih, butuh sedikit bantuan saat membaca warna-warnanya, tapi dia mengerti bagaimana maksudnya tentang mewarnai sesuai angka. Seneng deh melihatnya..




Monday, December 22, 2014

Story Telling with Painted Stones

Aku selalu iriiii banget dengan seseorang yang bisa gambar bagus. Dan menyesal kenapa dari dulu tidak pernah belajar menggambar dengan baik dan benar. Sudah setua ini, baru sadar kalau menggambar itu adalah salah satu life skill yang berguna banget (setidaknya menurutku O:)  ).

Aku menggunakan batu yang dibeli di toko yang menjual perlengkapan aquarium. Warnanya sudah putih jadi enak kalau mau dilukis.

Dan inilah salah satu alasannya. Saat membuat lukisan diatas batu, jadi ketahuan sekali betapa parahnya kemampuan menggambarku. Dan kenapa nekad meneruskannya? karena lucuu banget hihihi..meskipun jelek, belepotan, dan gambarnya gak karuan, tapi selama Aca tidak keberatan why not? :D

 kenalan dulu dengan batu-batunya ya hihihi...

Painted stones ini sebenarnya mudah sekali membuatnya. Lha cuma menggambar di atas batu saja. Cuma butuh ketelitian ekstra karena batu nya kan kecil, jadi gambarnya harus kecil-kecil juga. Dasarnya juga tidak rata jadi cukup menyulitkan bagi yang belum terbiasa. Cat yang digunakan adalah cat acrylic. Untuk garis-garis luarnya menggunakan spidol permanen.

Ceritanya, Aca sedang melakukan sholat berjamaan di masid yang disampingnya ada pohonnya. Kapan? Saat matahari bersinar. Sholat apa Ca yang siang hari? dan seterusnya hehehe......


Painted Stones ini bisa buat mainan apa aja. Kalau sama Aca kemarin aku memakainya untuk story telling. Gambar-gambarnya memudahkanku untuk menghubungkan cerita dan memudahkan Aca untuk lebih mengerti. Juga bisa membuat Aca bisa ikut ambil bagian dalam membuat cerita dengan cara memilihkan batu bergambar yang disukainya. Bisa juga untuk belajar membaca, menghitung, bermain peran (tergantung gambarnya juga). Besok-besok aku posting lagi bagaimana cara kami memainkannya dengan versi lain ya.

 Rencananya mau bikin painted stones lagi dengan tema yang berbeda-beda



Sunday, December 21, 2014

Q-Tip Painting



Bahasa sederhana nya sih cuma melukis memakai cotton bud. Idenya dari internet. Ternyata di luar negeri melukis memakai cotton bud sudah biasa sebagai variasi kegiatan art painting mereka. Keren banget ya? Dengan alat-alat sederhana bisa saja berkreasi macam-macam.

Nah, Aca juga sudah mencobanya lho. Selalu seru saat Aca mencoba hal baru. Mau mencobanya juga di rumah? Gampang banget. Cuma menyiapkan cotton bud dan cat air saja. Kebetulan kemarin aku menemukan printable yang memang disediakan untuk cotton bud ini dari sini, tapi kalau mau menggambar sendiri pasti juga bagus hasilnya.

Saturday, December 20, 2014

Tentang Pesawat Terbang



Beberapa minggu lalu, alhamdulillah Aca punya kesempatan pergi ke bandara. Walaupun di bagian luarnya aja karena cuma sebagai penjemput...inshaAllah kita akan bisa naik pesawat sendiri ya Ca. Amiiin..

Kunjungan ke bandara ini sangat berkesan bagi Aca. Karena baru pertama kali ke bandara dan yang terutama adalah karena bisa secara langsung melihat pesawat terbang. Memang sih, bukan dari dekat banget gitu, cuma Aca lihat kok kalau pesawat terbang itu besaar banget.

Setelah dari bandara tersebut, Aca seringkali bicara tentang pesawat. Biasanya sih setiap mendengar kata pesawat yang dia hubungkan adalah Haji. Yup, Aca bilang kalau pergi haji harus naik pesawat karena jauh. Pastinya sih dia  diceritain gurunya pas tema haji beberapa waktu lalu. Pinter (y)

Monday, December 15, 2014

DIY Simple Wire Game

Dulu sekali, Aca punya mainan edukatif wire game. Ini termasuk salah satu mainan wajib yang ada di PAUD. Mainan ini berguna untuk melatih kekuatan dan kelenturan tangan, koordinasi tangan dan mata, serta pemecahan masalah. 

Nasib mainan wire gamenya entah bagaimana, sepertinya Aca sudah bosan lalu disimpan di gudang. Beberapa hari yang lalu, tiba-tiba kepikiran bikin wire game sendiri dari kawat bulu warna-warni. Bukankah cara kerja nya sama walaupun kelemahannya mungkin tidak sekuat wire game dari kayu dan besi. Tapi tak ada salahnya untuk dicoba.

Jadi, iseng-iseng aku buatlah juga wire game yang simpel banget. Rencanaku buat dimainin Ara, sepupunya Aca yang berusia 3 tahun, tapi ternyata Aca juga suka. Ya sudahlah...silakan dimainkan Ca..

Bahannya cuma tiga buah kawat bulu warna-warni, beads dengan lubang yang cukup besar lalu styrofoam kotak untuk alasnya.

Dan selalu menyenangkan melihat anak menyukai setiap mainan yang kita buat untuknya ^_^.





Sunday, December 14, 2014

Belajar Tentang Ekspresi Wajah

Sebenarnya ini permainan yang bisa dibilang tanpa persiapan. Idenya muncul begitu saja saat melihat-lihat instagram. Pas Aca minta main, aku buatlah mainan ini. Karena tanpa persiapan, harap maklum kalau jelek banget propertinya  hihihi...



Aku menggunakan piring kertas yang aku gambar bentuk muka dengan spidol permanen. Aku buat tiga versi yaitu untuk ekspresi senang, sedih dan terkejut. Di bagian bawahnya aku lubangi untuk aku kasih tali dan kertas semacam janggut agar bisa digunting Aca untuk latihan mengguntingnya.


Awalnya anak-anak sempat tidak mengerti sih tentang ekspresi wajah, tapi setelah aku terangkan sebentar mereka langsung paham. Kami juga sempat menirukan beberapa ekspresi wajah saat sedih, tertawa, menangis, terkejut, sampai marah-marah. Anak-anak pintar...




Kemudian piring kertasnya aku tempel di kaca, dan tugas anak-anaklah untuk merapikan janggutnya. Sengaja aku bikin bahan yang berbeda yaitu tali rafia, kertas krep, kertas polos, dan kertas kokoru agar sekalian belajar tentang tekstur, ketebalan, dan tingkat kesulitan menggunting. And they did a very good job!!

Saturday, December 13, 2014

Feed the Animals!

Punya gambar hewan imut bin lucu, lalu segera mencari ide untuk diberdayakan. Cocok banget untuk dimainkan di sabtu pagi. Mainan apa ya? mainan suka-suka sih, tapi saking isengnya emaknya Aca ini, jadinya permainan yang ajain hahaha...

Gambar hewan bulatnya aku tempel di gelas air mineral kosong. bagian mulutnya aku lubangi untuk memasukkan 'makanan' ke binatang tersebut. Makanannya apa dong? Makanannya adalah kertas kotak kecil-kecil bertuliskan kata-kata khusus. Binatangnya sendiri sengaja aku siapkan lima buah sebagai simbol huruf vokal aiueo. Nantinya anak-anak harus memeberi makan tiap binatang sesuai hurufnya. Untuk kata-katanya sendiri sudah aku tuliskan di bawah setiap binatang untuk memudahkan Aca yang masih suka lupa membaca.

Yang aku siapkan pertama kali adalah sedotan warna-warni sebagi tempat memancing makanan binatang. Sedotannya nantinya akan dipotong kecil-kecil. Aca yang bertugas memotongnya. Ayo Ca, latihan menggunting lagi.

Animal Papercup

Bulan Desember ini tidak ada tema khusus di sekolah, karena bentar lagi mau terima rapor dan liburan. Jadi di rumah pun aktivitas kami adalah suka-suka aja. Tapi beberapa hari terakhir memang lebih aku tekankan untuk melatih skill nya Aca yang masih kurang, seperti menggunting, motorik halus dan kasarnya. Kalau untuk art n craft sih bisa lebih bebas aja.

Untuk kali ini, kami membuat craft dari paper cup lagi. Kalau dulu dibuat es krim, kue, dan bunga, sekarang akan kami buat menjadi bentu hewan yaitu ikan dan burung. Yuk, kita lihat bagaimana kami membuatnya.

alat dan bahan, Sederhana kok. Eh iya, papercup nya yang ukuran kecil ya, biar cakep hihihi..

Dan beginilah caranya. Jadi bisa dibikin menjadi bentuk burung ataupun ikan. Ayo bikin bareng anak-anak di rumah. Mereka pasti suka..








Wednesday, December 3, 2014

Bersenang-senang dengan Tanaman

Haloo semuanya...late post nih. Ini mestinya diposting di akhir bulan Nopember kemarin. Tapi baru sempatnya diposting bulan desember, maafkaann..
 
Ceritanya adalah kegiatan di weekend kemarin. Sekalian dibikin puncak tema ala kami. Meskipun puncak tema yang 'maksa' banget karena seadanya hihihi...tapi inilah yang kami lakukan:

Sabtu pagi, setelah sarapan dan mandi, Aca menyiram tanamannya dengan semprotan. Bagus untuk menguatkan otot-otot jari tangan. Dan lihatlah bagaimana bahagianya dia.



Share